Amelia Earhart

Wanita Katulistiwa

Amelia Earhart adalah pelopor penerbangan dan penulis yang berasal dari Amerika, Earhart juga menjadi penerbang wanita pertama yang berhasil terbang melintasi samudera atlantik.

Dalam nya jiwa Earhart untuk mendalami dunia penerbangan tidak lah mudah. Earhart bukan berasal dari keluarga yang sempurna dan kaya, bahkan ia harus sering bergegas ke rumah kakek dan nenek nya di karenakan ayah nya yang memiliki ketergantungan pada alcohol. Di rumah kakek dan nenek nya Earhart banyak menghabiskan waktunya dengan berpetualang, menjelajahi lingkungan sektor bahkan berburu tikus.

Awal mula Earhart memasuki dunia aviasi berasal dari sejak ia lulus SMA, ia menjadi sukarelawan sebagai aisten perawat dalam perang Dunia ke I dimana Earhart banyak berknalan dengan pilot – pilot yang terluka di Tronoto, Canada. Sejak itulah Earhart memiliki kekaguman untuk mengembangkan dan menanamkan dunia aviasi pada diri nya dengan mengisi sebagian besar waktu nya dengan menonton Royal Flying Corps yang sedang berlatih di lapangan terbang yang tidak jauh dari lokasi di mana Earhart menjadi sukarelawan. Pada Tahun 1919 – 1920 Earhart sempat mendaftarkan diri nya di Universitas Columbia untuk studi kedokteran nya.

Setelah keluar dari studi kedokterannya, pada tahun 1920, Earhart melakukan perjalanan pesawat dengan durasi 10 menit, sejak itu pun Earhart mengatakan kepada diri nya sendiri bahwa “Aku harus belajar terbang”. Earhart bekerja di beberapa bidang seperti fotografer sampai supir truk untuk mendapatkan uang yang cukup agar ia dapat mengambil pelajaran terbang dari penerbang wanita “Neta” Snook.

Setiap saat Earhart selalu menanamkan bibit – bibit berupa bacaan tentang penerbangan ke dalam jiwa nya, menghabiskan waktu nya di lapangan terbang, memotong pedek rambut nya agar seperti pilot wanita yang lain nya hingga tidur di jaket kulit baru nya selama tiga malam untuk memperlihatkan penampilan yang usang.

Pada musim panas di tahun 1921, Earhart membei Biplan Kinneer Airster bekas yang di cat kuning cerah yang di beri nama oleh nya sebagai “The Canary” dan mulai terkenal di dunia penerbangan dan pada 22 Oktober 1922, Earhart berhasil menerbangkan pesawat nya dengan ketinggian 14.000 kaki dan mendapatkan rekor penerbangan tertinggi di dunia untuk pilot wanita. Pada Tanggal 15 Mei 1923 Earhart juga menjadi wanita ke 16 yang di beri lisensi pilot oleh badan pengatur dunia untuk Aeronautika, The Federation Aeronautique.

Pada bulan April 1928, Kapten Hilton H. Railey, sorenag Pilot dan Humas menghubungi Earhart dan bertanya apakah Earhart ingin terbang melintasi Atlantik, tidak perlu uluran waktu sekejap Earhart langsung menjawab rasa ingin nya untuk melakukan itu. Setelah itu Earhart pun pergi ke New York untuk melakukan wawancara bersama projek kordinator, dan karena mereka berfikir tentang resiko yang sangat besar jika wanita melintasi samudera Atlantik seorang diri, akhirnya Earhart pun terpilih sebagai penumpang wanita pertama yang melintasi samudera Atlantik. Setelah perjalananya selama 20 jam dan 40 menit mereka medarat di Burry Point, Wales, United Kingdom. Earhart Mengaku bahwa dia merasa seperti sekarung kentang sebagai bagasi, dan ia berakata suatu saat dia akan mencoba untuk melintasi samudera atlantik seorang diri.

Amelia Earhart terus menagih diri untuk melintasi samudera Atlantik hingga akhirnya pada 20 Mei 1932, Earhart berhasil menjadi wanita pertama yang terbang seorang diri melintasi Atlantik dengan durasi perjalanan selama hampir 15 jam daari Harbur Grace, Newfoundland ke Culmore, Irlandia Utara.

Tidak cukup untuk Earhart dengan hanya melintasi Atlantik, akhirnya ia pun mendorong keinginan diri untuk mengelilingi bumi sekitar khatulistiwa. Namun sayang nya upaya nya untuk menjadi wanita pertama yang melakukan itu mengakibatkan nya menghilang pada 2 Juli 1937.

Rasa cinta Amelia Earhart terhadap dunia aviasi membuanya melawan semua rasa takut, dari percaya dan merubah apa yang tidak mungkin menjadi mungkin. Menjadi tekun adalah hal yang utama untuk menjadi seorang yang lebih, seperti yang di katakana Amelia Earhart “There’s more to life, than being a passanger”.